Pesan dalam rangka Hari Pendidikan GPIB, yang juga HUT ke-37 Yapendik GPIB 1 Juli 2018

Sekolah Yapendik ditutup saja, karena hanya membebani keuangan gereja!

Apa itu Yapendik? Saya belum pernah dengar.

Sekolah Yapendik hidup segan, mati tak mau.

Urusan pendidikan harusnya diserahkan kepemerintah, sekolah di negeri saja, tidak perlu Yapendik!

Pernyataan itu sering terdengar di sana-sini. Untuk menanggapinya, pada awal tahun ajaran baru nanti, kami ajak bapak ibu mengunjungi dan bertemu langsung para murid serta guru Yapendik, yang jumlahnya ribuan di 64 sekolah, 32 cabang se-GPIB.

Temukan sukacita murid-murid dan semangat guru-guru, penerus ajaran Yesus Kristus sendiri, di tengah tantangan pendidikan Kristen yang kadang tak mudah di beberapa tempat.

Jadilah Sahabat Yapendik, dengan menyalurkan dana secara rutin, berapa pun jumlahnya, untuk membantu operasional sekolah dan atau beasiswa. Kapan lagi kita bias jadi pemberi beasiswa, khususnya untuk murid yang membutuhkan?

Kami juga mengundang jemaat yang terpanggil mendirikan sekolah baru di lingkungan GPIB, bisa berkoordinasi dengan Ketua Majelis Jemaat setempat, kemudian bersama-sama menghubungi Pengurus Pusat Yapendik GPIB untuk proses lebih lanjut.

Informasi selengkapnya, cekĀ http://yapendikgpib.or.id/kontak/hubungi-kami/, akun @yapendik di Instagram.

Terimakasih atas doa, dukungan, saran, kritik, komentar untuk Yapendik GPIB.

Tuhan Yesus memberkati kita.
Pengurus Pusat Yapendik GPIB.